Selamat datang para penggemar Pokemon Ground di Indonesia...

Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.

"

pokemonHalo!!! Salam kenal dari Sandslash dan terima kasih sudah mampir....

Sandslash dkk. adalah sebuah weblog Pokemon yang secara khusus membahas tentang Pokemon tipe tanah/Ground beserta atribut-atributnya...
Weblog ini akan diperbaharui setiap dua minggu sekali dengan artikel-artikel dan postingan-postingan yang baru.
Berikut rubrik-rubrik yang ada pada weblog ini:


~GroundDex : membahas salah satu Pokemon tipe tanah secara tuntas termasuk pembahasan spesies yang menjadi inpsirasi Pokemon tanah.
~GrounDojo: membahas jurus-jurus (move) Pokemon, khususnya yang bisa digunakan Pokemon bertipe tanah dan juga menampilkan pertandingan Competitive Battle pilihan.
~GroundCard: menampilkan TCG bergambar Pokemon tipe tanah.
~Ground News: berisi berbagai informasi dan liputan teraktual tentang Pokemon, khususnya tipe tanah.
~Ground TV: menampilkan video-video pilihan Pokemon tanah.
~Local Map: Berisi lokasi-lokasi yang ada Pokemon tanahnya.
~PlayGround: berisi berbagai ide-ide kreatif dan ketrampilan yang berhubungan dengan Pokemon tanah.
~Strategy Center: berisi kumpulan strategi permainan Pokemon, khususnya tipe tanah.
~Sandslash's Burrow:
berisi kisah-kisah Sandslash dan kawan-kawannya serta obrolan dengan Elite Four L terkait pengalamannya dengan Pokemon.
~L's Diary: berisi cerita bersambung serial Petualangan Elite Four L di dunia Pokemon, Servada Chronicles.
~Elite Four's Notes: berisi tulisan-tulisan dibalik pembuatan artikel Sandslash dan kawan-kawan...

Oke, kalau tidak ada aral melintang, Sandslash akan selalu memperbaharui weblog ini dua kali setiap bulannya. Do'akan agar selalu update ya?

PERHATIAN!
Sebagian gambar dan materi dalam blog ini diambil dari internet sementara sebagian lagi murni buatan Elite Four L.
Elite Four L tidak akan mengklaim materi yang bukan miliknya.
Dilarang mengkopi artikel dalam blog ini tanpa izin dari Elite Four L.
Terima kasih.

Nama-nama dan karakter Pokemon adalah hak cipta dari Nintendo, GameFreak, Creatures Inc., dan Pokemon Company.

Sandslash dkk. adalah bagian dari komunitas Pokemon Indonesia.

Rabu, 16 November 2011

L's Diary: Eps.320 - Perjanjian dengan Legenda

PhotobucketEpisode 320: Perjanjian dengan Legenda


“Apa katamu? Aku adalah PokeHuman?” tanyaku terperangah. “Itu tidak mungkin!”
Kalau begitu bagaimana kamu menjelaskan tentang badai pasir yang tiba-tiba muncul dan melenyapkan kemarauku? Jelas-jelas itu tidak muncul dari Sandslash, itu muncul dari tubuhmu,” tukas Groudon.
Aku terkejut. Groudon benar, maksudku selama ini pasir-pasir yang muncul tiba-tiba itu memang dari tubuhku... Sandslash bahkan belum mempelajari jurus badai pasir. Jadi apakah itu jawaban dari badai pasir yang selalu muncul saat kurasakan sakit kepala hebat, pening yang luar biasa, di saat-saat aku sedang putus asa? Jadi itu karena aku adalah PokeHuman? Manusia yang memiliki kemampuan spesial Pokemon? Ini... ini tak bisa dipercaya!
Pokemon legenda tidak meragukan PokeHuman,” kata Groudon kemudian membuyarkan keterkejutanku. “Apalagi bila PokeHuman itu adalah MegaWand.”
“Mega... Wand?” belum habis keterkejutanku dengan kenyataan bahwa aku adalah PokeHuman, kini Groudon menyebutkan satu kata baru... MegaWand. “Apa itu?” tanyaku tak mengerti.
Sebagai PokeHuman kamu tidak tahu hal itu? Kamu menyedihkan sekali,” kata Groudon mengabaikan keterkejutanku. “Lupakanlah, kupikir kamu harus mendengarkan lanjutan ucapanku. Kita akan membicarakan tentang PokeHuman setelah kamu medengarkan semua ucapanku.
“Baiklah, lanjutkan perkataanmu,” sahutku mengiyakan, walaupun sebenarnya aku masih bingung dengan PokeHuman dan MegaWand... sepertinya banyak hal yang tidak kuketahui.
Lunar, aku ingin kamu membawaku pergi dari gua ini, sehingga aku bisa melihat dunia luar kembali, kali ini tanpa menyebabkan bencana. Sebagai gantinya aku akan membantumu menepati janjimu pada sahabatmu itu.”
“Bagaimana caranya? Katamu aku tak boleh menggunakan Master Ball?” tanyaku bingung.
Groudon melihat ke arah tangan kiriku yang terbakar, membuatku ikut melihat pada tanganku itu. “Kenapa kau melihat tanganku yang sudah kau bakar?”
Kamu bisa membawaku pergi sesukamu tanpa menggunakan bola penangkap Pokemon, bila kamu mengizinkanku bersemayam di tangan kirimu,” jawab Groudon, langsung mengejutkanku.
“Apa? Membawamu di dalam lenganku? Yang benar saja! Mana mungkin aku bisa...”
PLUK! Sesuatu yang bulat merah tiba-tiba terjatuh dari mulut Groudon dan menggelinding ke arahku. Secara reflek aku langsung memungutnya. Benda itu adalah bola merah yang berkilauan seperti batuan berlian berharga. Ukurannya sama dengan ukuran orb biru pemberian Melona waktu itu.

Itu adalah Orb Ruby, jantungku. Bentuknya mungkin mirip dengan Orb merah karena memang Orb merah dibuat berdasarkannya,” kata Groudon menjelaskan. "Selama kamu membawanya, kamu bisa memunculkanku kapan pun kamu mau. Tapi bola itu sama denganku, efek kemarau masih muncul darinya dan bisa menyebabkan bencana. Kamu bisa menyebut bola itu sebagai versi kecil dari diriku. Karena itulah aku membutuhkan lenganmu.”
“Kenapa?” tanyaku semakin tak mengerti.
Karena tubuhmu adalah sungai pasir, kemampuan yang mematikan kemarau,” jawab Groudon. “Selama bola itu berada di dalam tubuh sungai pasir, kemampuan kemaraunya tidak akan bisa keluar. Sungai pasirmu adalah segel terhadap kekuatan kemarau bila orb itu diletakkan di dalamnya.”
“Sungai pasir?”
Ya, kemampuan yang kamu miliki memunculkan badai pasir itu adalah kemampuan sungai pasir, kemampuan yang sama yang dimiliki oleh Tyranitar, Hippopotas, dan Hippowdon.”
Jadi... jadi aku adalah PokeHuman dengan kemampuan sungai pasir? Aku masih tak percaya dengan kenyataan ini... Aku adalah PokeHuman sungai pasir!
Jadi bagaimana? Apa kamu setuju dengan penawaranku ini?” tanya Groudon.
Aku terdiam dan berpikir. Aku tak menyangka mendapat tawaran seperti ini dan juga tak menyangka kalau aaku adalah seorang PokeHuman. Tapi bukankah hal ini yang selama ini kuinginkan? Maksudku, hei... aku membawa Groudon dalam tubuhku... aku mendapatkan Groudon!
Dua hal yang perlu kamu tahu,” sambung Groudon tanpa menunggu jawabanku. “Pertama, kamu hanya boleh memanggilku keluar hanya apabila merasa terdesak, di saat-saat genting dimana kamu tidak bisa menyelesaikannya dengan Pokemonmu yang biasa kamu gunakan. Kamu harus tahu kalau aku tidak mau bertarung dengan Pokemon biasa, aku hanya mau dan mengharapkan pertarungan melawan Pokemon legenda, karena Pokemon legenda hanya tepat melawan Pokemon legenda pula.
Kedua,” lanjut Groudon. “Dengan berada di dalam tubuhmu, aku bisa melihat dari sudut pandangmu. Aku bisa melihat dunia luar, merasakan lingkungan dimana kamu berada dari sudut pandangmu. Lebih itu, aku juga bisa mengendalikan tubuhmu, tapi sebisa mungkin tidak akan aku lakukan karena itu adalah pelanggaran. Lalu sekarang apa keputusanmu?
“Aku setuju,” jawabku tanpa pikir panjang lagi. Bagaimanapun dengan menerima kesepakatan ini, maka impianku untuk mendapatkan Groudon tercapai sudah dan aku bisa menepati janjiku pada Flame. Aku tak punya pilihan lain, aku juga tidak mau pulang dengan tangan hampa. “Tapi bagaimana caranya memasukkan bola sebesar peluru atletik ini ke dalam lenganku?”
Jadi kamu sudah setuju?” tanya Groudon memastikan. Aku mengangguk. “Kalau begitu pejamkan matamu, akan kumasukkan bola itu ke dalam lenganmu. Itu bukan perkara susah bagiku, terlebih aku sudah membakar lenganmu sebelumnya. Yang perlu kamu lakukan hanya memejamkan matamu dan jangan membukanya sebelum kamu benar-benar merasakan seluruh bola berada di dalam lenganmu. Bila hal itu telah terjadi, aku sudah tidak ada di depanmu lagi, sebaliknya aku akan berada di lenganmu. Sekarang pejamkan matamu... kuharap kamu bisa tahan karena ini akan terasa sangat sakit.
Aku menurut dan memejamkan mataku. Beberapa detik kemudian kudengar suara gemuruh yang sangat keras, diikuti dengan rasa sakit yang menusuk lenganku. Sesuatu yang berat terasa masuk ke dalam lengan kiriku, seperti dijejalkan dengan paksa dan itu sangat menyakitkan. Aku menjerit sejadi-jadinya tapi aku tetap memejamkan mata seperti yang dikatakan Groudon. Dan hingga kurasakan bola itu benar-benar masuk di dalam lenganku, aku menjerit sangat keras, memunculkan gaung yang menggetarkan seisi gua....
“ARGHHHH!!!!”

*

Aku tersentak kaget dan menyadari diriku tengah duduk di kursi meja kamarku. Aku seperti baru saja bermimpi, tapi mimpi itu terasa begitu nyata seolah-olah aku benar-benar mengalaminya. Mendadak tangan kiriku yang memegang pena kembali bergerak dengan sendirinya dan menuliskan sebuah kalimat di kertas.

Itu bukan mimpi, itulah yang kamu alami.

Aku terdiam. Jadi, itulah yang sebenarnya terjadi waktu itu? Jadi sebenarnya aku telah... telah mendapatkan Groudon! Sebenarnya pencarianku selama ini tidaklah sia-sia! Groudon ada di dalam lenganku!


BAB XLVI
Bagian Ingatan yang Hilang
Selesai

Keterangan Alih Bahasa:
~Tembakan Air – Water Gun
~Badai Pasir – Sandstorm
~Sungai Pasir – Sand Stream
~Kemampuan – Ability
~Orb Biru – Blue Orb
~Orb Merah – Red Orb
~Gua Terra – Terra Cave
~Keracunan – Poisoned
~Anti Racun – Antidote
~Kemarau – Drought
~Gempa Bumi - Earthquake

GrounDex: Origin of the Ground (part.2)

PhotobucketHai semua! Sandslash menemui kalian dalam GrounDex yang kali ini akan kembali membahas dalam mengenai asal-usul spesies Pokemon bertipe Ground yang pada edisi keduanya ini membahas Sandshrew dan garis evolusinya, tentu saja Sandslash! Pembahasan ini langsung dan eklusif dibawakan oleh Elite Four L untuk Sandslash dkk. Yuk kita simak selengkapnya…

Sandshrew dan Sandslash, dua Pokemon tipe Ground pertama yang menyapa trainer dalam National PokeDex, serta tipe Ground murni pertama dalam urutan tersebut pula. Sandshrew dan Sandslash, keduanya adalah juga maskot bagi blog ini, blog Sandslash dkk.GPI. Meskipun tertulis keduanya adalah Mouse Pokemon, namun kenyataannya kedua tidak terinspirasi dari tikus, melainkan lebih terinspirasi pada pangolin atau trenggiling, sejenis pemakan semut bergerigi. Selain melihat dari bentuk fisiknya yang memang mirip trenggiling, hal ini juga diperkuat dengan nama jepang Sandslash yaitu Sandpan yang merupakan gabungan dari sand dan pangolin.

Trenggiling, atau disebut juga pemakan semut bersisik adalah mamalia dalam ordo Pholidota, diketahui ada delapan jenis spesiesnya di dunia ini. Binatang ini memiliki sisik protein keratin keras yang menutupi kulit mereka dan merupakan satu-satunya mamalia yang beradaptasi dengan cara ini. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat kekuningan hingga cokelat gelap. Mereka ditemukan di wilayah-wilayah tropis seperti Afrika dan Asia. Nama internasionalnya yaitu pangolin sendiri berasal dari bahasa Melayu yaitu pengguling yang artinya sesuatu yang menggelinding.

Binatang ini adalah binatang malam yang memiliki indera penciuman yang sangat baik untuk menemukan serangga. Selain itu trenggiling berekor panjang juga aktif di siang hari. Biasanya trenggiling menghabiskan banyak waktu siangnya dengan tidur, menggulung tubuhnya menjadi bola persis seperti yang dilakukan Sandshrew. Binatang ini sendiri sulit diklasifikasikan oleh para peneliti sehingga kemudian digolongkan dalam beberapa ordo salah satunya kerabat Armadillo. Pada kahirnya penemuan terbaru mengindikasikan bahwa binatang ini memiliki hubungan paling dekat dengan mamalia karnivora, dalam klad ferae. Beberapa paleontologist mengklasifikasikan mereka dalam ordo Cimolesta, bersama dengan beberapa grup yang telah punah. Banyak hal kebiasaan atau cara hidup trenggiling yang belum diketahui karena sulitnya bagi para peneliti untuk mempelajarinya di alam liar, sehingga masih banyak misteri tersisa tentang tingkah laku binatang ini.

Penampilan fisik trenggiling dapat dikenali dengan jelas melalui sisiknya yang besar, mengeras seperti pelat, yang bentuknya menyerupai dedaunan artichoke. Sisik-sisik ini lunak pada trenggiling yang baru lahir tetapi mulai mengeras dalam pertumbuhan menjadi dewasa, dimana sisik ini terbuat dari keraton, materi yang sama yang membuat kuku jari dan cakar tetrapod. Sisi dalam tubuh trenggiling tidak bersisik, dengan bulu-bulu yang halus. Trenggiling mampu menggulung tubuhnya menjadi bola ketika merasa terancam, dengan sisik besarnya yang berfungsi sebagai zirah dan kepalanya dilipat di bawah ekornya. Sisik-sisiknya setajam silet, menciptakan perlindungan ekstra. Kakinya kuat beradaptasi dengan baik untuk menggali tanah. Dengan kaki depannya yang kuat binatang ini menggali terowongan bawah tanah sementara kaki belakang dan ekornya digunakan sebagai pendukung dan keseimbangan. Cakar atau kuku depannya cukup panjang yang tidak bisa digunakan untuk berjalan sehingga binatang ini berjalan dengan cara cakar depan tergulung untuk melindunginya. Trenggiling juga bisa mengeluarkan cairan berbau asam berbahaya dari selaput di dekat anusnya, mirip dengan semprotan sigung. Trenggiling memiliki kaki-kaki pendek dengan cakar tajam yang digunakan untuk menggali gundukan tanah buatan rayap atau semut dan juga bisa digunakan untuk memanjat.

Ukuran trenggiling bervariasi tergantung dari spesiesnya, berkisar antara 30 sampai 100 cm atau 12 sampai 39 inchi dengan berat mulai dari 1,6 kg hingga berat maksimunya 33 kg. Jenis yang betinanya biasanya lebih kecil dari yang jantan. Lidah trenggiling bisa mengulur memanjang memendek dan berakhir di rongga perutnya. Trenggiling besar dapat memanjangkan lidahnya sepanjang 40 cm atau 16 inchi, dengan diameter hanya 0,5 cm atau 1/4 inchi. Tidak diketahui secara pasti berapa lama trenggiling ini bisa bertahan hidup di alam liar tanpa campur tangan manusia, meski pernah dilaporkan binatang ini bisa hidup hingga dua puluh tahun lamanya di dalam kerangkeng.

Trenggiling adalah binatang cerdik, memiliki bagian otak yang berkembang baik yang berhubungan dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Kemampuan penyelesaian masalah atau problem solving ini digunakannya secara utama untuk menemukan makanan di tempat-tempat yang sulit atau tidak dikenal. Kemampuan ini juga membuatnya dikenal sebagai binatang yang pandai melarikan diri apabila dikurung. Binatang ini bisa menggali terowongan bawah tanah sedalam 3,5 m atau sebelas kaki dan juga dikenal sebagai binatang perenang yang baik.

Trenggiling tidak memiliki gigi dan kemampuan untuk mengunyah. Mereka menghancurkan gundukan tanah sarang semut atau sarang rayap dengan kuku depannya yang sangat kuat lalu memeriksa bagian dalamnya dengan menggunakan lidah mereka yang sangat panjang. Trenggiling memiliki selaput di dada mereka yang membasahi lidah mereka dengan cairan ludah lengket penangkap semut. Beberapa spesies seperti trenggiling pohon menggunakan ekor prehensile mereka untuk bergelantungan di cabang pohon dan kemudian menghancurkan kulit pohon memisahkannya dari batangnya, untuk kemudian mencari sarang serangga di dalamnya. Makanan utama trenggiling adalah semut dan rayap, namun mereka juga memakan invertebrata lain seperti larva lebah, lalat, ulat, cacing tanah, atau jangkrik. Makanan utama ini membuat sulit merawat trenggiling di dalam kurungan, mereka akan menolak spesies serangga yang tidak biasa mereka makan atau akan menjadi sakit bila memakan makanan asing.

Binatang ini memegang peranan penting dalam ekosistem mereka sebagai pengendali serangga. Diperkirakan seekor trenggiling dewasa dapat mengonsumsi lebih dari 70 juta serangga secara berkala. Trenggiling memiliki otot-otot spesial yang menutupi lubang hidung dan telinga mereka, melindungi mereka dari serangga penyerang. Mereka juga memiliki otot-otot khusus di mulut mereka yang mencegah semut atau rayap melarikan diri setelah ditangkap.

Kehamilan trenggiling berlangsung dalam siklus 120 sampai 150 hari. Trenggiling Afrika biasanya hanya melahirkan seekor saja dalam satu kali kehamilan sementara spesies trenggiling Asia bisa melahirkan dari seekor hingga tiga ekor trenggiling dalam satu kali kehamilan. Berat trenggiling yang baru lahir berkisar antara 80 - 450 gram atau 3 - 18 ons, dan sisiknya sangatlah lembut. Bayi trenggiling atau trenggiling muda akan melekat berpegangan pada ekor induknya saat sang induk bergerak meskipun dalam spesies binatang penggali, mereka tetap berada di dalam burrow atau lubang galian untuk dua sampai empat minggu pertama hidup mereka. Masa penyapihan berlangsung selama tiga bulan umur mereka dan trenggiling menjadi benar-benar dewasa setelah dua tahun.

Ada delapan jenis spesies trenggiling tersebar di seluruh dunia, di belahan Afrika dan Asia. Kedelapannya berada dalam genus Manis dan family Manidae yang merupakan satu-satunya family dalam ordo Pholidota. Masing-masing spesies itu memiliki kelakukan yang berbeda menyesuaikan dengan habitat hidup dan kemampuan tubuhnya. Kedelapan spesies itu adalah:

Trenggiling Asia meliputi:
  • Trenggiling India atau trenggiling ekor tebal (Manis crassicaudata) – status perlindungannya mendekati terancam
  • Trenggiling Cina atau trenggiling Formosa (Manis pentadactyla) – terancam
  • Trenggiling Malaya atau trenggiling Sunda (Manis javanica) – terancam
  • Trenggiling Filipina atau trenggiling Palawan (Manis culionensis) – mendekati terancam

Trenggiling Afrika:

  • Trenggiling tanah Temmick atau trenggiling tanjung (Manis temminckii)
  • Trenggiling pohon atau trenggiling perut putih Afrika (Phataginus tricuspis) – mendekati terancam
  • Trenggiling tanah raksasa (Smutsia gigantea) – mendekati terancam
  • Trenggiling ekor panjang atau trenggiling perut hitam (Uromanis tetradactyla)
Trenggiling ditemukan hidup dalam bermacam habitat termasuk hutan hujan tropis, semak belukar, tanah lapang luas yang subur, dan padang rumput sabana; secara umum mereka terdapat pada tempat-tempat dimana populasi besar semut dan rayap bisa ditemukan. Binatang ini menggali tanah dalam untuk tidur dan membuat sarang yang berisi ruangan-ruangan bundar. Ruangan-ruangan besar pernah ditemukan dalam wilayah galian trenggiling dimana cukup besar bagi manusia untuk merayap ke dalamnya dan berdiri. Beberapa spesies trenggiling Malaya juga tidur dalam rongga-rongga dan cabang-cabang pohon atau gelondongan kayu.

Keberadaan trenggiling di alam liar bisa dibilang terancam. Mereka diburu untuk dimakan di banyak wilayah Afrika dan merupakan jenis perburuan populer. Permintaan akan trenggiling begitu tinggi di Cina karena daging mereka dirasakan lezat dan beberapa orang Cina percaya bahwa sisik trenggiling dapat dijadikan obat, dapat mengurangi bengkak, memperlancar sirkulasi darah dan membantu meningkatkan produksi air susu ibu untuk keperluan menyusui. Ancaman terhadap trenggiling semakin bertambah dengan adanya penggundulan hutan yang mengurangi sejumlah besar trenggiling raksasa. Pada bulan November 2010, trenggiling dimasukkan dalam daftar komunitas zoologi London sebagai mamalia yang keberlangsungan hidupnya terancam punah. Populasi trenggiling memang semakin berkurang dikarenakan perdagangan ilegal. Pada bulan Mei 2007 sebagai contoh, 31 trenggiling ditemukanberada dalam kapal uap yang ditinggalkan di pesisir Cina. Kapal itu juga berisi lima ribu binatang-binatang yang terancam punah.

Surat kabar The Guardian (nama yang sama dengan nama Sandslash milik L) menyebutkan sebuah deskirpsi dari pembunuhan dan memakan trenggilling ini sebagai berikut: "Chef Guangdong diwawancarai tahun kemarin oleh harian sains dan teknologi Beijing menjelaskan bagaimana cara memasak trenggiling yang sedang pingsan, memotong tenggorokan mereka lalu mengeluarkan darahnya: 'Kami menjaga mereka tetap hidup di kurungan sampai pelanggan membuat pesanan. Kemudian kami memukul mereka dengan palu hingga mereka pingsan, memotong tenggorokan mereka dan mengeluarkan darahnya. Mereka akan mati secara perlahan-lahan. Kami kemudian merebus mereka untuk menyingkirkan sisik-sisiknya. Kami memotong dagingnya menjadi potongan kecil lalu untuk menjadikannya beberapa porsi makanan, termasuk daging tumis kental dan sup. Biasanya pelanggan akan membawa serta darahnya pulang ke rumah.'" Ini adalah sebuah kenyataan yang ironis tentang perburuan dan pembunuhan binatang liar yang kini terancam punah.

Baik Sandshrew dan Sandslash keduanya terinspirasi dari binatang trenggiling ini, dan tak heran bila mereka berdua memiliki tipe Ground murni mengingat trenggiling dikenal sebagai binatang penggali tanah dengan kemampuannya membuat terowongan bawah tanah. Kemampuan Sandshrew dan Sandslash yang bisa menggulung tubuhnya menjadi bola pun sangat mirip dengan kemampuan trenggiling sebagai bentuk perlindungan, pun dikatakan cakar depan trenggiling yang panjang serta kakinya pendek menjadi referensi kemudian bagi cakar dan kaki dua Pokemon favorit Elite Four L ini. Ironisnya, binatang trenggiling yang menjadi inspirasi kedua Pokemon ini banyak diburu dan terancam punah akibat keserakahan dan nafsu manusia. Andai saja manusia bisa lebih ramah dan bersahabat terhadap alam....

Bersama artikel ini Elite Four L mengajak semua pembaca setia Sandslash dkk.GPI, semua trainer Pokemon Indonesia dimanapun berada, khususnya penggemar Pokemon bertipe Ground untuk bersama-sama menyatukan suara menolak perburuan, pembunuhan, dan perdagangan ilegal trenggiling dengan alasan apapun. Tak hanya di luar negeri, perdagangan trenggiling ini pun terjadi juga di negara kita tercinta Indonesia dan Elite Four L sangat sedih saat mendengar beritanya. Syukurlah pemerintah telah menetapkan trenggiling sebagai satwa yang harus dilindungi dan perburuan dinyatakan terlarang. Trenggiling adalah makhluk hidup yang unik dan langka, mari lestarikan keberadaannya demi masa depan yang lebih baik, demi kepentingan penerus kita kelak. Katakan tidak untuk perburuan, pembunuhan, dan perdagangan trenggiling! Save pangolin!

PhotobucketItu tadi pembahasan asal mula atau inspirasi kemunculan Sandshrew dan Sandslash yang ternyata berasal dari binatang trenggiling. Memang mirip sekali ya? Sandslash disini bersama Sandshrew ikut sedih dengan berita perburuan, pembunuhan, dan perdagangan trenggiling. Mereka juga saudara kita... marilah beri kehidupan yang layak bagi mereka perlakukan mereka dengan benar, lestarikan lingkungan hidup. Kok Sandslash jadi emosional gini ya? Okelah, maka asal mula spesies Sandshrew dan Sandslash telah terkuak sekarang, terima kasih banyak kepada Elite Four L untuk Origin of the Ground-nya. Kita jumpa lagi di edisi GrounDex berikutnya... Salam Sandslash... :)


Referensi:
~Wikipedia
~Kementrian Kehutanan
~National Geographic
~Save Pangolin.org

L's Diary: Eps.319 - Curahan Hati Pokemon Legenda

PhotobucketEpisode 319. Curahan Hati Pokemon Legenda

Aku mengeluarkan anti racun dari tasku lalu menyuntikkannya pada dagu Groudon yang lunak. Seluruh tubuh Groudon memang terdiri dari lempengan merah padat yang begitu keras, terkecuali bagian dalam tubuhnya mulai dari dagu hingga perutnya yang seperti kulit Pokemon biasa. Anti racun bereaksi cepat dan perlahan warna biru keunguan dari tubuhnya lenyap. Groudon terlihat sehat dan mencoba bangkit berdiri. Pokemon raksasa itu berhasil melakukannya dalam satu kali percobaan. Mungkin aku bodoh karena dengan mudahnya mengobati “mangsaku”. Setelah perlakuanku tadi, bukan tidak mungkin Groudon yang telah kembali sehat bisa membalas menyerangku atau lebih buruknya membunuhku. Tapi entah kenapa aku percaya saja pada ucapan Pokemon itu.
“Kau takkan menyerangku setelah aku mengobatimu bukan?” tanyaku memastikan.
Groudon tampak menggerak-gerakkan tubuhnya, tampaknya senang keadaan tubuhnya membaik. Dia lalu mengarahkan pandangannya ke arahku.

Ketahuilah, aku sangat ingin menyerangmu,” jawabnya kemudian, membuatku langsung bergidik. “Tapi Pokemon tidak akan menyerang manusia yang telah mengobatinya, itu namanya air susu dibalas air tuba.”
Weleh, tak kusangka Pokemon juga tahu peribahasa seperti itu, Hahaha...
“Lalu, apa yang akan kau lakukan? Apa yang ingin kau bicarakan denganku?”
Groudon berpikir sejenak. Dia memalingkan wajahnya ke kiri lalu melontarkan bola api besar yang mengejutkanku. Bola api itu menghantam dinding gua dan lenyap begitu saja.
Maaf, tenggorokkanku sedikit gatal, kupikir aku butuh sedikit lozenges,” katanya. “Permen Woods atau Hexos boleh juga...
“Jangan bertele-tele, katakan saja apa yang ingin kau katakan,” sahutku mulai bosan. Aku merogoh sakuku dengan tangan kananku, mengeluarkan sebungkus permen dan mengulurkannya pada Groudon. “Aku cuma punya Strepsils, gak apa-apa kan?”
Tidak apa-apa, terima kasih,” jawab Groudon. Aku lalu melemparkan permen Strepsil ke mulut Groudon. Groudon tampak mengunyahnya pelan. Aku heran saja bagaimana bisa Pokemon legenda suka permen pelega tenggorokan. “Ah, ini sangat melegakan,” komentarnya. “Baiklah, ini yang ingin kubicarakan.” Groudon menatap mataku dan melanjutkan, “Kamu tidak memerlukan Master Ball, karena aku akan sukarela ikut denganmu. Karena bila aku masuk dalam bola penangkap Pokemon, itu artinya aku telah menjadi milikmu sedangkan aku tidak ingin menjadi milik siapapun, aku akan selalu hidup bebas.”
“Tunggu dulu... apa katamu tadi? Kau mau sukarela ikut denganku?” tanyaku tak percaya dengan yang kudengar.
Sebenarnya tidak sukarela, karena aku mengajukan persyaratan,” ralat Groudon.
“Hei, kenapa kau tiba-tiba bilang ingin ikut denganku?” tanyaku terkejut. “Bukannya kau tadi...”
Dengarkan aku dulu,” potong Groudon. “Siapa namamu?
“Lunar... Lunar Servada,” jawabku.
Ya, Lunar. Dengarkan dulu ucapanku,” sambung Groudon. “Sudah kukatakan tadi kalau aku bosan hidup sendirian, bersembunyi seperti ini. Keberadaanku di dunia luar adalah bencana, karena itulah aku tak bisa hidup seperti Pokemon-Pokemon lainnya yang berkelompok pada habitat mereka masing-masing. Itulah resiko menjadi Pokemon legenda, terkadang hidup kesepian dengan tugas berat yang diembannya. Aku iri dengan Pokemon legenda lainnya yang bisa hidup bebas dan berteman dengan Pokemon-Pokemon, sebut saja Pokemon legenda seperti Mew, Celebi, dan Manaphy.”
Mew, Celebi, dan Manaphy? Apa itu nama-nama Pokemon legenda lainnya?
Mereka bertubuh kecil, penampilan lucu dan imut, serta kemampuannya tidak menimbulkan bencana, wajar bila mereka bisa hidup bebas dan berteman dengan yang lainnya,” lanjut Groudon. “Bandingkan dengan diriku, badanku besar, penampilanku sangar menyeramkan, dan aku memunculkan kemarau. Pokemon mana yang mau berteman denganku?
Wah-wah... aku tak menyangka Pokemon juga memiliki masalah seperti itu... mirip manusia saja ya? Aku jadi kasihan... ceritanya mengingatkan pada diriku sendiri.
“Lalu apa yang kau inginkan dari diriku?” tanyaku langsung ke pokok masalah.
Lunar, aku yakin kaamu adalah trainer yang baik, tidak seperti trainer-trainer lainnya yang pernah mengejarku sebelumnya,” kata Groudon. “Aku yakin bila aku bersamamu, takkan ada kekacauan yang timbul, karena itulah aku mau berbicara denganmu.”
“Kenapa kau bisa begitu yakin?” tanyaku heran. “Kita kan baru bertemu.”
Apa kamu pikir tadi aku hanya sembarang menyerangmu? Aku tadi juga melihat, memperhatikan bagaimana reaksimu, tindakanmu, dan aku bisa melihatnya. Kamu mati-matian menolong anak kecil itu, kamu begitu kukuh ingin mendapatkanku, sementara itu juga kamu tidak berani menggunakan Master Ball. Apalagi yang bisa kusimpulkan?” Groudon terdiam sejenak, mendongak lalu mengeluarkan asap dari mulutnya dan kembali menatapku. “Terlebih lagi saat kusadari kalau kamu adalah... PokeHuman.”
“Poke... Human?” tanyaku terkejut. Kalau tidak salah PokeHuman adalah... ini tidak mungkin!

Ground News: Edisi 43

PhotobucketGround News disini bersama Diglett, untuk menyajikan berita-berita tentang Pokemon secara umum dan tentang Pokemon tipe Ground secara khusus. Mari kita simak berita untuk edisi ini selengkapnya...


Walkthru Pokemon Berbahasa Indonesia

Elite Four L akhirnya berhasil menyelesaikan walkthru atau petunjuk jalan Pokemon berbahasa Indonesia untuk dua versi yang dirilis di GBA, Pokemon Emerald dan FireRed/LeafGreen. Walkthru ini telah direncanakan sejak tiga tahun yang lalu namun baru terealisasi pada tanggal 14 Oktober untuk Emerald dan tanggal 4 November untuk FireRed/LeafGreen. Walkthru yang ditampilkan eklusif di POIN dengan akses semua orang dan merupakan yang pertama di Indonesia ini secara keseluruhan ditulis dalam bahasa Indonesia dengan penjelasan sesingkat mungkin namun mencakup inti permainan. Dalam pengerjaan walkthru ini Elite Four L memainkan kembali game Pokemon Emerald dan LeafGreen agar benar-benar kembali merasakan atmosfer permainan serta mendapatkan kronologis game yang tepat. Walkthru ini memang sengaja tidak ditulis secara mendetil karena hal itu akan menyebabkan hilangnya kenikmatan permainan, begitu alasan yang diberikan oleh Elite Four L. Ide pembuatan walkthru ini sebenarnya muncul dari banyaknya pertanyaan yang masuk ke redaksi POIN dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sama pada komentar-komentar sebelunya sehingga artikel ulasan Pokemon terkait menjadi overload karena terlalu banyak komentar yang masuk. Karena itulah Elite Four L memutuskan mewujudkan rencananya yang sebenarnya telah ada sejak POIN didirikan dulu, membuat artikel baru yang berisi walkthru berbahasa Indonesia dan diharapkan pertanyaan-pertanyaan terkait game Pokemon akan berpindah pada artikel tersebut. Pada dasarnya ELite Four L ingin membantu para trainer Pokemon Indonesia yang kesulitan dalam bermain game Pokemon. Selain dua versi itu, rencananya ke depan Elite Four L akan kembali membuat walkthru Pokemon berbahasa Indonesia untuk versi Platinum, HeartGold/SoulSilver, dan Black/White. Bagi kalian yang ingin membaca walkthru berbahasa Indonesia ini, silakan klik link di bawah ini:
~Walkthru Pokemon Emerald~
~Walkthru Pokemon FireRed/LeafGreen~



Ground Pokemon Indonesia Center

Setelah sempat berubah nama menjadi Sandslash Center di awal 2010 karena hilangnya dokumen Skk., kini rumah produksi blog Sandslash dkk.GPI kembali berganti nama. Sandslash Center resmi berganti nama menjadi Ground Pokemon Indonesia Center atau disingkat GPI Center pada ulang tahun kedua Skk.GPI lalu. Pergantian ini selain dikarenakan pergantian nama blog juga sebagai penyegaran. Meski begitu perubahan ini hanya terjadi pada namanya saja, tidak pada materi atau bentuknya.


Bulan CreepyPasta POIN

Tanggal 31 Oktober lalu POIN mulai mengadakan event kreatif Gala CreepyPasta. Gala CreepyPasta adalah program khusus POIN di bulan November dimana POIN mengajak para anggotanya untuk berbagi cerita menyeramkan tentang Pokemon atau CreepyPasta. Cerita yang dibagikan bisa berupa terjemahan, karangan sendiri, atau pengalaman pribadi. Memasuki minggu ketiganya, event ini mendapat sambutan baik dari para POINers, sebutan anggota POIN. Tercatat ada tujuh cerita CreepyPasta yang dibagikan hingga berita ini diturunkan. Event yang sengaja diadakan dalam rangka Halloween ini adalah bagian dari proyek POIN di era kreatif Smeargle setelah Festival Fakemon. Event ini sekaligus menjadi penyegaran bagi para penggemar Pokemon yang sudah bosan dengan event turnamen kompetitif. "Kami ingin menjadikan era Smeargle sebagai era kreativitas yang bervariasi untuk segala kalangan," kata Elite Four L. "Bagi yang suka atau pintar menggambar bisa ikut serta dalam Festival Fakemon, bagi yang suka atau pintar bertarung Pokemon bisa ikut Super Storm, sementara bagi yang suka atau pintar mengarang bisa ikut meramaikan Gala CreepyPasta. Intinya kami ingin kegiatan di POIN terbuka dan bisa dinikmati oleh segala kalangan," tambahnya. Rencanaya pula setelah Gala CreepyPasta ini berakhir POIN akan mengadakan event kreatif lainnya yaitu Karnaval Gijinka. Kita nantikan saja.
~Klik disini untuk membaca artikel utama Gala CreepyPasta~


Ermac dalam Storm Arena

Drawing fase penyisihan grup Super Storm atau Storm Arena telah dilakukan oleh juara POIN League 2010, Zapdosblitz pada 13 November lalu. Dalam drawing ini Ermac yang tak lain adalah Elite Four L berada di grup keempat atau Arena D, tergabung bersama tiga peserta lainnya yaitu Luthfi Rifki, Eliten, dan Jodhy. Dalam turnamen ini Ermac adalah unggulan keempat yang mendapatkan wild card lolos otomatis ke babak penyisihan grup. Meski begitu Ermac menyatakan bahwa semua lawan di Arena D ini adalah lawan yang berat, terutama Luthfi Rifki yang dianggap sebagai lawan terberat di grup ini. Seperti diketahui, Luthfi Rifki adalah ketua atau admin dari sebuah grup Pokemon di Facebook dan dalam PSI-NC2011 berhasil melaju hingga ke babak semifinal. Pertemuan terakhir Ermac dengan Luthfi dalam laga persahabatan dimana Ermac berhasil memenangkannya. Akan tetapi pertarungan itu berlangsung sudah begitu lama dan Luthfi bisa dibilang baru memulai karir competitive battle-nya. "Luthfi adalah lawan berat di grup ini, walaupun dua peserta lainnya tidak bisa diremehkan," kata Ermac. Luthfi sendiri lolos ke babak Storm Arena setelah mengalahkan Ramz dan Thomz di babak kualifikasi, menunjukkan bahwa kemampuan Luthfi layak diperhitungkan dalam Super Storm. Sementara itu dua peserta lainnya yaitu Eliten dan Jodhy kemungkinan besar akan menyulitkan permainan Ermac dan bisa menjadi kuda hitam. Eliten menyatakan bahwa uber adalah tier spesialisasinya sehingga hal ini patut untuk diwaspadai sementara kekuatan Jodhy belum bisa ditebak. Eliten lolos dari kualifikasi melalui asumsi setelah pertarungannya melawan Nightwyvern batal demi hukum. Lolosnya Eliten cukup menggembirakan bagi Ermac karena tidak bertemu Nightwyvern di grup ini. Sedangkan Jodhy melaju ke Storm Arena setelah menang agregat dari dua lawannya di kualifikasi yaitu Kenny Indra dan Charleo Hazan. Dalam kualifikasi di Storm Bridge F, Jodhy berhasil mengalahkan Kenny namun kalah saat melawan Hazan. Selisih angka kemenanganlah yang membuatnya lolos ke babak utama. "Saya akan berusaha keras, bertarung sebaik mungkin untuk memenangkan setiap pertarungan di grup ini untuk mencapai target lolos ke babak delapan besar," kata Ermac yang optimis setelah pengumuman lolosnya Eliten menggantikan Nightwyvern. Mampukah Elite Four kita kembali mencetak sejarah dalam turnamen Uber POIN? Kita nantikan saja pertandingannya yang akan bergulis bulan November hingga Desember ini.


PTPI Grup Pokemon Terbaik di Facebook

Pada 4 November kemarin Elite Four L selaku pengelola blog Skk.GPI ini menobatkan grup Pakta Trainer Pokemon Indonesia (PTPI) sebagai grup Pokemon terbaik di Facebook. Alasan dinobatkannya grup yang dulunya merupakan bagian dari komunitas POIN ini melihat pada kualitas isi grup yang lebih teratur dibandingkan grup-grup Pokemon di Facebook lainnya, walaupun alasan utamanya adalah sebagai rekomendasi grup Pakta sebagaimana diminta oleh admin PTPI, Morgan Klaptik. Elite Four L lalu mengadakan riset kecil pada beberapa grup Pokemon populer di Facebook dan setelah melakukan beberapa perbandingan diputuskanlah bahwa PTPI memang layak mendapat perdikat yang terbaik di Facebook. Penobatan ini juga dikarenakan keprihatinan Elite Four L akan banyak bermunculannya grup Pokemon di Facebook namun memiliki kualitas rendah. "Mudah saja membuat grup Pokemon di Facebook, namun kebanyakan grup itu dibuat asal-asalan dengan tujuan yang tidak jelas, beberapa hanya untuk membanggakan diri atau sok-sok-an, pengaturannya pun membingungkan," kata Elite Four L menanggapi hal ini. "Sebagai contoh ada salah satu grup Pokemon di Facebook yang terkesan asal-asalan bahkan cenderung melecehkan Pokemon juga Indonesia dengan penulisan-penulisannya yang salah, saya tak perlu menyebutkan nama grup itu karena itu tidak etis," tambahnya. Lalu grup-grup Pokemon di Facebook apa sajakah yang direkomendasikan oleh Elite Four L? "Saya sangat merekomendasikan PTPI dengan dua adminnya Morgan Klaptik dan Afif Yoga Pradana. Selain itu ada dua grup lain yang saya rekomendasikan yaitu P.I yang dikelola Luthfi Rifki dan Pokemon Merah Putih (PeMPek) yang dikelola Abby Yoga," jawab Elite Four L.


PhotobucketDemikian berita kali ini, mari bersama-sama mendukung Elite Four L dalam Super Storm babak Storm Arena. Kita jumpa lagi pada Ground News edisi mendatang. Salam Ground News!

L's Diary: Eps.318 - Kesempatan yang Tidak Bisa Diambil

PhotobucketEpisode 318: Kesempatan yang Tidak Bisa Diambil

“Aku sudah kepalang tanggung, aku tak bisa berhenti sekarang,” jawabku kemudian. “Lihat siapa yang tertawa sekarang... dasar Groudon bodoh!” aku menyeringai penuh kemenangan. Entah kenapa rasanya begitu senang, begitu bahagia sampai-sampai rasa sakit di kaki serta tangan kiriku tak terasa sama sekali. Menangkap Groudon adalah obsesiku sejak aku kecil, dan apa yang kuimpikan selama ini benar-benar menjadi kenyataan!
“GROOOO!” Groudon meraung keras. Sepertinya dia masih belum mau menyerah padahal tubuhnya sudah benar-benar keracunan sekarang. Dasar Pokemon legenda keras kepala... kupikir Groudon memiliki ketahanan tubuh yang kuat setelah semua serangan Pokemonku sia-sia belaka tadi, eh... gak tahunya sama racun aja keok. Hahaha... Ini benar-benar tidak bisa dipercaya.
“Lihatlah ini Groudon! Ini adalah Master Ball!” kataku menunjukkan PokeBall berwarna ungu dalam genggaman tangan kananku. “Dengan bola ini aku akan menangkapmu, dengan bola ini aku bisa membawa tubuh besarmu kemanapun aku mau... dan keinginanku untuk menciptakan daratanku sendiri pun akhirnya terwujud... kini tidak akan ada lagi yang meremehkan Lunar Servada! Lunar Servada benar-benar seorang pemburu Pokemon yang berhasil menangkap Groudon... yang bahkan tak bisa didapatkan oleh Tim Magma... Hahaha...”
Entah mengapa kurasakan aku menjadi begitu jahat. Maksudku semua perkataan yang kuucapkan adalah perkataan yang hanya diucapkan oleh orang jahat. Ah, aku tak peduli, yang terpenting sekarang aku akan mendapatkan Groudon yang selama ini aku inginkan...
Kamu takkan berani,” kata Groudon tiba-tiba. Wajah Pokemon itu terlihat sangat pucat dengan tubuh yang membiru, racunnya sepertinya sudah begitu parah. “Kamu tidak akan berani menggunakan bola itu.
“Oh ya? Kata siapa? Tentu saja aku berani menggunakannya,” sahutku angkuh. “Aku hanya tinggal melemparkannya padamu dan...”
Kalau begitu lakukan!” potong Groudon dengan suara yang keras.

“Baik... kalau itu yang kau minta.” Aku mengayunkan tangan kananku yang membawa Master Ball, berniat melemparkan bola itu ke arah Groudon. Namun ayunan tanganku berhenti di udara, dengan Master Ball masih tergenggam erat di kepalanku. Sial... Groudon benar, aku tak berani melakukannya. Kenapa aku begitu bodoh? Bukankah sebelum Groudon tak berdaya seperti sekarang ini tadi aku juga memiliki kesempatana untuk melakukannya, untuk melemparkan bola dengan tingkat keberhasilan seratus persen ini padanya? Ini semua karena ucapan Profesor Hurr saat itu... Sial!
Aku tahu kamu tak berani melakukannya... Gengsimu sangat tinggi,” kata Groudon melihat sikapku. “Trainer yang hebat takkan menggunakan bola itu, karena itu hanya akan menunjukkan betapa lemahnya dirimu. Kalau begitu ceritanya, semua orang juga bisa melakukannya, jadi tak ada yang istimewa dengan dirimu. Kamu bukan apa-apa tanpa bola itu.”
“DIAM!!!” bentakku keras. “Kau mengingatkanku pada Profesor bodoh itu!” Aku terduduk lemas dan menjatuhkan Master Ball begitu saja. Bola itu menggelinding ke lantai gua yang lebih rendah sementara aku hanya melihatnya tanpa ekspresi sambil memegang keningku seperti orang yang putus asa. Kupikir aku memang sudah putus asa sekarang.
Sebenarnya apa yang kamu inginkan?” tanya Groudon.
“Aku... aku hanya ingin menepati janjiku saja...” jawabku lemah. Air mata kembali menetes dan aku menangis tersedu-sedu seperti perempuan. “Aku pernah berjanji pada sahabatku... namanya Flame,” lanjutku bercerita. “Aku berjanji padanya akan menangkap Groudon sehingga aku bisa menciptakan daratan baru di tempat tinggalnya yang telah hancur karena gunung meletus... cuma itu saja... Apa itu salah?”
Groudon terdiam. Aku menghapus air mataku dan melihat Groudon yang pandangannya terlihat semakin lemah.
Salah atau benar, bukan aku yang memutuskan,” jawab Groudon.
“Sudahlah, abaikan saja... ini hanya ucapan tak penting dari orang lemah sepertiku,” isakku. “Kalau kau tahu aku takkan berani menggunakan Master Ball, kenapa kau tidak beristirahat saja sekarang? Toh aku takkan bisa menangkapmu... hanya Master Ball saja yang kumiliki saat ini.”
Entahlah, kupikir aku masih ingin berbincang denganmu.”
“Kau ini aneh... katamu tak menyukai manusia, bagaimana mungkin kau ingin berbincang dengan manusia?”
Karena kupikir kamu berbeda, aku tak tahu kenapa,” jawab Groudon. “Lagipula aku bosan bersembunyi hidup tanpa teman seperti ini.”
“Apa maksud perkataanmu?” tanya tak mengerti.
Obati dulu racunku, kita akan berbicara lebih lama.”

PlayGround: Pencakil

PhotobucketHai semuanya! Sandshrew kembali menemani kalian di taman bermain Pokemon Ground, PlayGround! Kali ini Sandshrew akan kembali akan menampilkan salah satu fakemon buatan Elite Four L yang diikutsertakan dalam Festival Fakemon Indonesia di POIN. Untuk PlayGround edisi ini kita akan melihat lebih dekat Pencakil, fakemon bertipe Fighting buatan Elite Four L. Yuk langsung saja kita mulai permainannya... :)


Pencakil

Pencakil, fakemon pertarungan atau battle fakemon bertipe Fighting. Bentuknya seperti pesilat dengan seragam silat berwarna hitam, ban merah. Kepalanya terlihat seperti kepala jagung dengan dua cabang masing-masing memiliki tiga rambut hijau. Fakemon ini adalah basic yang berdiri sendiri tidak memiliki rantai evolusi. Deskripsinya menyebutkan bahwa Pencakil memiliki kemampuan bertarung yang hebat dengan tubuhnya yang lentur. Sekali dia mengayunkan tangan dan menendangkan kakinya, dia bisa menghajar bahkan segerombolan Rantatan sekaligus (Rantatan adalah fakemon buatan Elite Four L lainnya yang akan dibahas pada edisi berikutnya). Pencakil berkelana di dalam hutan untuk mencari lawan sepadan dan biasanya dia berurusan dengan Gugutan (Gugutan adalah fakemon buatan Elite Four L evolusi Rantatan yang akan dibahas pada edisi berikutnya). Dengan penampilannya yang elegan, Pencakil sangatlah ahli dalam pertarungan jarak dekat. Gerakannya cepat dan Ability yang dimilikinya adalah Speed Boost yang meningkatkan Speed atau kecepatannya sebesar satu stage di setiap turn, bisa juga memiliki ability Chlorophyl yang meningkatkan speednya dalam cuaca sunny. Hal ini mungkin dikarenakan di kepalanya memiliki rambut hijau yang menyerupai tumbuhan. Tingginya 155 cm dengan berat 38 kg. Persentase gendernya yaitu 75% male, 25% female. EV Yieldnya 3 Attack, egg group-nya Human-like, dengan catch rate 95. Sebaran base statnya yaitu 75 HP, 150 Attack, 80 Defense, 50 Special Attack, 60 Special Defense, dan 120 Speed sehingga totalnya 535 EV. Dengan typingnya yang pure Fighting, Pencakil memiliki kelemahan dua kali terhadap serangan bertipe Psychic dan Flying; resistance setengah terhadap serangan bertipe Bug, Rock, dan Dark; dan memiliki keunggulan terhadap tipe Rock, Steel, Ice, Normal dan Dark. Signature move yang dimilikinya yaitu Crop Circle, serangan yang bekerja di giliran kedua dan berlangsung selama dua sampai lima turn. Base power serangan ini adalah 80 dan akan meningkat 20 pada turn berikutnya apabila serangannya tidak meleset. Selain move-move yang bisa dipelajarinya di antaranya Close Combat, Seissmic Toss, Low Sweep, High Jump Kick, dan Aura Sphere. Pencakil terinspirasi dari pendekar pencak silat, bela diri tradisional asli Indonesia, ditandai dengan warna seragamnya yaitu hitam. Bentuk kepalanya terlihat menyerupai jagung yang banyak dijumpai di Indonesia. Namanya sendiri yaitu Pencakil merupakan gabungan dari Pencak dan Silat, bisa juga dari petakilan atau pencilakan (banyak bergerak - bahasa Jawa).


PhotobucketWow! Fakemon pencak silat! Keren! Bagaimana menurut kalian? Ya itu tadi permainan kita kali ini, kita main lagi di PlayGround edisi berikutnya... Dadaaaahhh!!!

L's Diary: Eps.317 - Lanjutan Kisah Gua Terra yang Terlupakan

PhotobucketEpisode 317: Lanjutan Kisah Gua Terra yang Terlupakan

Di gua Terra... Beberapa waktu yang lalu...


Aku terduduk lemah di dalam gua, memandangi sosok raksasa merah di depanku yang juga memandangiku dengan rasa ingin tahu. Cukup sudah pencarianku pada Groudon, kini aku harus segera keluar dari gua ini untuk membawa Parmin ke rumah sakit.
“Aku pergi sekarang,” kataku beranjak berdiri. Namun aku langsung mengerang saat menjejakkan kaki kiriku. Meski begitu kututupi rasa sakit itu, kutahan sebisa mungkin agar raksasa merah yang tak lain adalah Groudon itu melihatnya. Meskipun telah kalah dan gagal, aku harus tetap terlihat keren. “Maaf sudah mengganggumu, dan terima kasih atas pertarungannya.”
Groudon diam. Pokemon legenda incaranku yang tadi kudengar bersuara seperti manusia itu kini diam saja tak mengatakan apa-apa. Groudon hanya menatapku dengan matanya yang kuning.
“Apa tak ada kalimat perpisahan? Bagaimanapun kau tidak setiap hari bertarung dengan manusia...” sungutku kesal merasa tidak dipedulikan. “Paling tidak katakanlah sesuatu... apa saja agar suatu hari nanti bisa aku tulis dalam sebuah novel bila ada waktu...”
Pergilah...”
Akhirnya dia mengeluarkan suaranya yaang bergetar. Tapi...hanya itu? Dasar Pokemon... sikapnya benar-benar dingin dan menyebalkan. “Baiklah aku akan pergi,” sahutku datar sambil berbalik ke arah Parmin yang terbaring pingsan. “Aku pergi dan tidak akan kembali lagi. Selamat tinggal Gro...”
GEDEBUMMM!!!
Terdengar suara dentuman keras sekali di belakangku, membuatku secara reflek menoleh. Kupikir Groudon kembali menyerangku dari belakang, tapi ternyata... Groudon terjatuh di tanah! Tubuhnya besarnya tersungkur di tanah, telungkup dengan tatapan mata yang kini berubah lemah.
“Hei, kenapa tak tidur dalam keadaan duduk seperti tadi? Kelihatannya tak nyaman bila tidur seperti itu,” kataku membanyol. Groudon tak menjawab. Mata Pokemon itu terpejam-pejam seperti menahan sakit. Rahangnya bergetar pelan, diikuti bahunya dan kini seluruh tubuhnya. “Hei, ada apa denganmu?” tanyaku terkejut.

Pergilah... aku tidak apa-apa... aku hanya tidak ingin melihatmu lagi...” kata Groudon terdengar susah payah. Samar-samar kudengar suara rintihannya.
Aku berjalan terpincang mendekati Groudon, membuat Pokemon benua itu langsung mendelikkan matanya seperti mengancam. Tapi aku tahu kalau Groudon takkan menyerangku karena menggerakkan tubuhnya saja dia kesulitan.
Aku mendekat dan kini berada tepat di depan wajahnya. Pelan-pelan kupegang dahi Groudon yang lebar dan besar. Groudon yang terkejut langsung menyeringai seperti menakutiku dengan gigi-gigi putihnya yang besar.
Apa lagi yang kau inginkan? Bukankah katamu tadi akan segera pergi? Cepatlah pergi sebelum kubakar lagi tubuhmu.
Aku tak menghiraukan peringatannya dan terus memegang dahi Groudon. Aku tak percaya dengan yang kulakukan saat ini... tanganku memegang kulit Groudon yang keras secara langsung! Kulitnya benar-benar keras, lebih keras dari tanah, mendekati besi!
“Awalnya aku memang ingin pergi, tapi melihat keadaanmu sekarang... aku ragu untuk meninggalkanmu,” kataku kemudian.
Apa maksudmu? Apa kamu tidak ingin segera membawa dan mengobati temanmu? Dia bisa segera mati bila tidak diobati,” sahut Groudon.
“Ya, aku akan membawanya ke rumah sakit, tapi setelah aku mengobatimu terlebih dulu,” jawabku. “Kau keracunan.”
Aku tahu,” kata Groudon. “Tapi aku bisa mengobati diriku dengan beristirahat. Itu akan memulihkan kembali tenagaku dan menghilangkan racunnya.
“Tapi kau takkan melakukannya selagi aku masih ada di dalam gua ini bukan?” terkaku. “Kau khawatir apabila kau beristirahat lalu tertidur, aku akan menangkapmu dan kau tidak bisa berbuat apa-apa. Itulah kenapa kau menyuruhku pergi karena sekali aku keluar dari gua ini, pintu masuknya akan hilang dan kau tak perlu mengkhawatirkanku menangkapmu. Kini posisi kita berbalik, Groudon.”
Groudon mendesis dan menggerakkan kepalanya pelan. Gerakan kepalanya memang pelan, tapi itu cukup untuk membuatku terjatuh. Aku cukup terkejut dengan gerakannya yang tiba-tiba, tapi aku berusaha tetap tenang dan kembali berdiri.
Kamu licik. Kamu bilang kamu menyesal dan berhenti mengejarku. Kamu juga bilang akan pergi, tapi kenapa kamu tidak juga pergi? Apa yang kamu inginkan?
Aku tersenyum. Setelah pertarungan keras tadi akhirnya Groudon berhasil melemah. Padahal aku sudah putus asa setelah semua usahaku sia-sia. Ternyata racun dari Nidorino yang pelan-pelan melemahkan tubuhnya. Aku baru ingat kalau Parmin tadi memerintahkan Nidorino miliknya untuk meracuni Groudon dan aku patut berterima kasih padanya untuk ini. Keputusanku mengajaknya serta ternyata tepat. Aku pun menoleh ke arah Parmin yang terbaring pingsan di sudut gua. Dia tampak lemah tak berdaya dengan luka bakar menghitam kemerahan di sekujur tubuhnya, tapi aku tak peduli. Aku kembali melihat ke arah Groudon yang sesaat lagi sepertinya akan tak sadarkan diri karena racun. Apa yang kukejar selama ini... apa yang telah kuimpikan selama ini... telah terwujud... tepat di depan mataku!

Strategy Center: The Triple Dots, Juara POIN League 2

PhotobucketSiaaaappppp... GRAAKKK!!! Kalian semua sedang berada di Strategy Center Ground Pokemon Indonesia bersama saya Flygon sebagai instruktur kalian disini. Untuk pertemuan kali ini kita akan membahas dan menampilkan showcase tim kompetitif juara milik Champion Amsal, The Triple Dots. Triple Dots adalah tim yang digunakan Amsal dalam POIN League 2 dan membawanya menjadi juara di tahun 2011 ini. Dan showcase tim tidaklah tepat bila tidak dipaparkan langsung oleh pembuatnya, jadi sambutlah Champion Amsal!

. . .




Photobucket(?) Baiklah, tanpa membuang waktu lagi, Champion Amsal waktu dan tempat dipersilakan. Semuanya istirahat di tempat.... GRAKKKK!!!


Showcase ini juga dimuat di POIN Battle Clan.

Ya, selamat pagi/siang/sore/malam para poiner.
Ini adalah tim POIN League saya yang berhasil membawa saya menjadi juara POIN League 2.
bwahahaha !! (?)
Ya berhubung ini adalah tim dengan tier POIN League, kayaknya bakal beda sama RMT-RMT yang lain karena movesetnya (sekalian item dan ability sih, atau sekalian gender) bakal berubah-ubah sesuai lawan.
Nah, maka karena itu saya buat tim yang bener-bener sesuai sama rule itu.
Menurut pengalaman tahun lalu sih pokemon-pokemon yang bagus buat rule beginian kayaknya pokemon yang speed sama atk/sp.atk-nya tinggi, kan movenya bisa disesuaiin sama pokemon-pokemon lawan.
Ya tapi ga semua 6 pokemonnya kayak gitu.
Dan juga dalam ngebuat tim bagusnya weaknessnya beda-beda (pengalaman dari Dika Kernway XD).
Nah otomatis typenya jadi beragam dan jangkauannya bakal luas.
Setelah survey-survey segala macem gue tentuin party gue yaitu
Alakazam, Scizor, Infernape, Garchomp, Rotom W, Zoroark
Dari ke-6 pokemon tersebut, yang weaknessnya sama cuma alakazam sama zoroark yang sama-sama lemah sama bug.
XD
Lumayanlah.

Ini dia penjelasannya:

1. Alakazam (Alchemist)
hmmm, kayaknya nick ga penting deh.
Jadi ga usah dibahas ya.
Ya walaupun gue siapin dengan baik-baik nick semua pokemon di tim ini.
Sebenernya alakazam ini satu-satunya pokemon yang salah pilih buat gue ikutin di POIN League.
haha.
Ya, emang sih speed sama sp.atknya bagus banget, tapi movesetnya sedikit.
Jadi percuma.
Di POIN League kemaren dia cuma jadi korban kayaknya.
Itu juga cuma berapa kali nongol
XD

2. Scizor (Shapesnatch)
Salah satu pokemon yang laku di pokemon competitive battle metagame.
Ya wajar-wajar aja lah kalo gue pake.
Biasanya sih yang gue pake kayak gini scizornya
Shapesnatch (Scizor) (M) @ Leftovers
Trait: Technician
EVs: 252 HP / 252 Atk / 4 Def
Adamant Nature (+Atk, -SAtk)
- Bullet Punch
- Bug Bite
- Quick Attack
- Swords Dance
Ya tinggal disesuaiin sesuaiin aja.
Kalo lawan ada skarmory di timnya gue bakal ganti quick attack sama brick break.

3. Infernape (Zeman)
FIRE FIRE FIRE !!
Pokemon andalan gue di POIN League ini.
speed, atk, sp atk
Semuanya tinggi, jadi cocok banget buat tier POIN League.
Dan yang juga penting, movesetnya banyak.
BWAHAHA !!
Dari tahun lalu emang gue udah niat buat make infernape di POIN League tahun ini.
Susah ditebak juga.
Bisa physical sweeper, special, atau mungkin mix.
Tinggal dipas-pasin aja sama lawannya
hmmm.

4. Garchomp (Gazelle)
Pokemon yang lumayan bagus juga.
Apalagi pernah masuk uber di G4 (sekarang juga masih).
Ya walaupun ga ada sandstreamer di tim ini, tapi kan mungkin aja berhadapan sama tim sandstorm, jadi masih ada sedikit gunanya ability dia.
Dan lagi, dalam game cuma latias dan latios pokemon bertipe naga yang speednya di atas garchomp.
Dan dua-duanya legendaris sehingga ga akan masuk tier POIN League.
Sehingga menjadikan garchomp pokemon tipe naga tercepat di POIN League.
Berarti kalo dia scarfed, tetep bakal outspeed +1 speed tipe naga.
Biasanya sih dragon dance.
Tinggal hajar aja deh pake outrage.
XD

5. Rotom W (Amphibious)
Movesetnya sih biasanya ada thunder wave sama volt switch.
Parahax sangat menyenangkan.
XD
Dan juga hydro pump buat STAB.
Biasanya sih dia gw pasang defensive.
Jadi HPnya dimaksimalin dwech
Apalagi weaknessnya cuma 1 dan itu bukan 4x weakness
Membuat dia semakin sulit dijatuhkan
hmmm

6. Zoroark (Norleras)
Ya, dengan ability illusion yang dia punya bisa bikin lawan ragu-ragu pas nyerang
XD
Ah, bingung mau ngejelasin apaan lg tentang zoroak
Udahan aja deh :v

Sekalian deh contohnya.
Ini adalah contoh tim buat ngelawan timnya Bagas di final di mana timnya Bagas isinya tyranitar, excadrill, skarmory, rotom w, conkeldurr, dan reuniclus.


Amphibious (Rotom-W) @ Leftovers
Trait: Levitate
EVs: 252 HP / 252 SAtk / 4 SDef
Modest Nature (+SAtk, -Atk)
- Volt Switch
- Hydro Pump
- Thunder Wave
- Rain Dance

Shapesnatch (Scizor) (M) @ Leftovers
Trait: Technician
EVs: 252 HP / 252 Atk / 4 Def
Adamant Nature (+Atk, -SAtk)
- Bullet Punch
- Bug Bite
- Brick Break
- Swords Dance

Zeman (Infernape) (M) @ Life Orb
Trait: Blaze
EVs: 52 HP / 252 SAtk / 204 Spd
Modest Nature (+SAtk, -Atk)
- Flamethrower
- Vacuum Wave
- Hidden Power [Grass]
- Nasty Plot

Norleras (Zoroark) (M) @ Life Orb
Trait: Illusion
EVs: 28 HP / 252 SAtk / 228 Spd
Modest Nature (+SAtk, -Atk)
- Dark Pulse
- Focus Blast
- Nasty Plot
- Agility

Alchemist (Alakazam) (M) @ Expert Belt
Trait: Synchronize
EVs: 148 HP / 252 SAtk / 108 Spd
Modest Nature (+SAtk, -Atk)
- Psychic
- Focus Blast
- Energy Ball
- Calm Mind

Gazelle (Garchomp) (M) @ BrightPowder
Trait: Sand Veil
EVs: 240 HP / 252 Atk / 16 Spd
Adamant Nature (+Atk, -SAtk)
- Outrage
- Fire Fang
- Swords Dance
- Substitute


Kayaknya ga perlu dijelasin deh
Kalian kan anak-anak POIN yg pintar-pintar.
<3
Ya kayaknya sih harusnya ngerti kalo baca dari pertama tadi.
Kayaknya cukup sekian dulu deh.
Ya berhubung ini RMT, mohon ratenya ya.
Dan mohon maaf ga ada gambarnya dan jadi jelek keliatannya.
mungkin kapan-kapan ditambahin (sudah ditambahkan oleh Elite Four L spesial untuk Strategy Center Skk.GPI)
:v
Akhir kata mohon maaf kalo ada salah kata atau salah ketik.
Cukup sekian dan terima kasih.
m(__)m


PhotobucketTerima kasih banyak Champion Amsal atas waktunya di Strategy Center Skk.GPI. Pembahasannya sangat luar biasa dan tim ini memang kuat sehingga tak heran bila berhasil memenangkan POIN League 2.

. . .




Photobucket(?) Baiklah, sekian pertemuan kali ini, pelajari strategi sang juara ini baik-baik karena strategi ini telah terbukti memenangkan Amsal dalam POIN League 2, kalian harus mempelajarinya dengan baik bila ingin jadi juara!

Bubaaaarrrrrrrr GRAKKKKK!!!

L's Diary: Eps.316 - Merunut Peristiwa

PhotobucketEpisode 316. Merunut Peristiwa

Aku duduk dibangku meja kamarku menghadap selembar kertas dengan pena di tanganku. Kupikir aku harus mencari tahu kebenaran tentang hal-hal aneh yang terjadi padaku beberapa waktu ini. Entah kenapa aku merasa semua itu ada hubungannya dengan pencarian Groudon yang pernah kulakukan dulu. Mungkin bila aku menghubungkannya secara kronologis aku bisa menemukan keterkaitannya dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Kupandangi lengan kiriku, sesuatu yang merah tampak menyala-nyala disana. Itu adalah bekas luka bakar yang aneh.... yang membentuk sebuah pola seperti batuan berharga. Luka bakar tak seharusnya membentuk bekas seperti itu. Entah kenapa aku merasa itu lebih terlihat seperti sebuah jahitan di kulit yang benang-benangnya telah terlepas semua hingga memperlihatkan bagian yang tertutupi oleh kulit, mungkin tulang. Tapi sangat mustahil bila itu tulang karena itu tidak mungkin... entahlah, aku mulai pusing sekarang.
Baiklah, mari mulai merunut langkah waktunya. Setelah keluar dari Tim Magma aku mencari Groudon dengan bantuan Profesor Hurr dan Parmin. Pada akhirnya aku berhasil bertemu dengan Groudon di gua Terra setelah pencarian susah payah. Aku bersama Parmin bertarung melawan Groudon, berusaha keras melemahkannya untuk kemudian menangkapnya. Sayang Parmin terkena api besar yang membuatnya terbakar dan dari situ semuanya menjadi kacau. Groudon mengganas dan aku pun terdesak bahkan sampai hampir jatuh ke jurang yang dalam. Kaki kiriku menjadi pincang akibat retakan itu dan tangan kiriku mengalami luka bakar hebat saat berusaha mempertahankan diri dan juga Master Ball. Aku jadi putus asa setelah semua Pokemonku pingsan serta tubuhku makin melemah akibat serangan bertubi-tubi dari Groudon. Aku pun berniat menangkap Groudon dengan Master Ball namun aku tak sampai hati melakukannya. Perkataan Profesor Hurr yang membekas di benakku membuatku mengurungkan niat itu. Dan saat itulah kupikir aku mulai mendengar suara yang mengajakku bicara. Kusadari itu adalah suara Groudon dan.... hei, kami mengobrol! Aku ingat sekarang... Groudon itu bisa bicara dan kami sempat bercakap-cakap. Apa---apa yang kami bicarakan?

”Kenapa kamu begitu keras kepala?”

”Memangnya apa yang kamu inginkan dari mendapatkanku?”
”Apa kamu pikir aku tidak bisa berbicara?”
”Kenapa kamu ingin mendapatkanku?”
”Baguslah kalau akhirnya kamu mengerti hal itu... Keberadaanku di dunia luar adalah sebuah bencana, karena itulah aku tertidur lama di gua ini... di gua Terra... demi kepentingan umat manusia dan juga Pokemon...”
”Sudah cukup bagiku atas pertarungan melawan Kyogre... sudah cukup bagiku menciptakan bencana di dunia... biarlah manusia menentukan nasib mereka sendiri...”
”Aku salut padamu... aku tak mengira ada seseorang yang begitu berambisi untuk bisa mendapatkanku... untuk bisa memilikiku... tapi ketahuilah bahwa bencana ada di setiap kemunculanku... kekeringan panjang akan melanda dunia, menciptakan penderitaan tiada akhir bagi manusia dan juga Pokemon.... Kamu pikir aku suka dengan hal itu?”
”Jadi kupikir... sekarang kamu pasti sudah menemukan waktu yang tepat untuk berhenti... untuk berhenti mencariku... untuk berhenti berpikiran ingin mendapatkanku...”
”Kami Pokemon legenda berbeda dengan Pokemon yang lain... kami ikut menentukan keseimbangan dunia... keselamatan dunia...”
”Baguslah... dengan begitu aku tidak akan menyerangmu lagi... dengan begitu aku bisa membiarkanmu pergi dari gua ini untuk selamanya dan tak pernah kembali kesini....”

Tiba-tiba saja suara-suara itu kembali muncul di benakku. Suara-suara itu terdengar bergema di kepalaku, seolah memaksaku untuk terus-menerus mengingatnya. Setelah ucapan Groudon yang mengatakan tidak akan menyerangku lagi itulah aku tak ingat lagi apa yang terjadi kemudian. Yang kuingat adalah aku tertunduk menyesali keputusanku masuk ke gua Terra dan entah bagaimana berikutnya aku sudah berjalan tertatih mengendong Parmin menuju rumah sakit Fallarbor. Itu dia! Ada bagian yang hilang dari ingatanku! Aku yakin itu... tak mungkin bila tiba-tiba aku sudah keluar dari dalam gua sambil menggendong Parmin, pasti ada jeda. Syndrom Psyduck ini benar-benar membuatku kesal. Dokter bilang kalau aku sudah sembuh, tapi kenapa masih ada bagian-bagian dari memoriku yang tak bisa aku ingat?
Bagaimanapun kini aku harus bisa mengingat kembali bagian yang terlupakan... bagian setelah Groudon mengatakan tidak akan menyerangku lagi dan sebelum aku berjalan menggendong Parmin... eh, apa yang terjadi?

Tiba-tiba kurasakan tangan kiriku bergerak sendiri naik ke atas meja padahal aku tidak merasa menggerakkannya. Kulihat bekas luka seperti batu kristal merah di lenganku itu tampak menyala-nyala. Tangan kiriku lalu bergerak mengambil pena di tangan kananku. Aku masih tak tahu dengan apa yang terjadi dengan lenganku, tapi aku menahan diri untuk tidak melawan pergerakan aneh lenganku dan melihat apa yang akan terjadi kemudian. Sepertinya kebakaran itu telah merusak sistem motorik tanganku dan kini dia bergerak atas kemauannya sendiri persis seperti film “Idle Hand” yang dibintangi Devon Sawa. Tangan kiriku yang telah memegang pena lalu bergerak di atas selembar kertas yang tadi kuletakkan di atas meja dan menuliskan sesuatu disana.

Apa kamu ingin tahu apa yang terjadi setelah itu?

Begitulah yang ditulis oleh “tangan kiriku” yang bergerak tanpa kuperintah. Secara reflek aku mengangguk dan kemudian tangan kiriku kembali bergerak menuliskan kalimat lain di kertas itu.

Aku akan menunjukkannya kepadamu.

GroundCard: Kartu Terbaik Sepuluh Pokemon Terbaik Elite Four

pokemonHai! Sandshrew bertemu kembali disini untuk menyajikan koleksi kartu TCG yang keren! Untuk edisi tengah November 2011 ini Sandshrew akan menampilkan kartu bergambar sepuluh Pokemon terbaik versi Elite Four L!! Dari banyak kartu bergambar sepuluh Pokemon terbaik tersebut, Elite Four L telah memilihkan sepuluh kartu yang dianggapnya merupakan kartu bergambar terbaik mewakili masing-masing Pokemon. Ada sepuluh koleksi gambar TCGnya dan semuanya keren-keren! Baiklah, yuk kita lihat langsung koleksinya, koleksi-koleksi ini diambil dari situs Pokemon TCG yang terkenal yaitu PokeBeach.. :)

Sandslash


Quagsire


Cradily


Ho-oh


Groudon


Flygon


Emolga


Simipour


Bibarel


Garbodor