Selamat datang para penggemar Pokemon Ground di Indonesia...

Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.

"

pokemonHalo!!! Salam kenal dari Sandslash dan terima kasih sudah mampir....

Sandslash dkk. adalah sebuah weblog Pokemon yang secara khusus membahas tentang Pokemon tipe tanah/Ground beserta atribut-atributnya...
Weblog ini akan diperbaharui setiap dua minggu sekali dengan artikel-artikel dan postingan-postingan yang baru.
Berikut rubrik-rubrik yang ada pada weblog ini:


~GroundDex : membahas salah satu Pokemon tipe tanah secara tuntas termasuk pembahasan spesies yang menjadi inpsirasi Pokemon tanah.
~GrounDojo: membahas jurus-jurus (move) Pokemon, khususnya yang bisa digunakan Pokemon bertipe tanah dan juga menampilkan pertandingan Competitive Battle pilihan.
~GroundCard: menampilkan TCG bergambar Pokemon tipe tanah.
~Ground News: berisi berbagai informasi dan liputan teraktual tentang Pokemon, khususnya tipe tanah.
~Ground TV: menampilkan video-video pilihan Pokemon tanah.
~Local Map: Berisi lokasi-lokasi yang ada Pokemon tanahnya.
~PlayGround: berisi berbagai ide-ide kreatif dan ketrampilan yang berhubungan dengan Pokemon tanah.
~Strategy Center: berisi kumpulan strategi permainan Pokemon, khususnya tipe tanah.
~Sandslash's Burrow:
berisi kisah-kisah Sandslash dan kawan-kawannya serta obrolan dengan Elite Four L terkait pengalamannya dengan Pokemon.
~L's Diary: berisi cerita bersambung serial Petualangan Elite Four L di dunia Pokemon, Servada Chronicles.
~Elite Four's Notes: berisi tulisan-tulisan dibalik pembuatan artikel Sandslash dan kawan-kawan...

Oke, kalau tidak ada aral melintang, Sandslash akan selalu memperbaharui weblog ini dua kali setiap bulannya. Do'akan agar selalu update ya?

PERHATIAN!
Sebagian gambar dan materi dalam blog ini diambil dari internet sementara sebagian lagi murni buatan Elite Four L.
Elite Four L tidak akan mengklaim materi yang bukan miliknya.
Dilarang mengkopi artikel dalam blog ini tanpa izin dari Elite Four L.
Terima kasih.

Nama-nama dan karakter Pokemon adalah hak cipta dari Nintendo, GameFreak, Creatures Inc., dan Pokemon Company.

Sandslash dkk. adalah bagian dari komunitas Pokemon Indonesia.

Jumat, 12 Desember 2014

Lunar's Diary: Eps.435 - Teka-Teki Pokemon Kedua

Episode 435: Teka-Teki Pokemon Kedua

“Treas, kembali!” panggilku mengembalikan Treas kembali ke dalam Pokeball, setelah dia dihajar Magmortar. “Kuakui, Magmortarmu itu luar biasa. Apa itu Pokemon yang diberikan Nanta padamu?”
Volta mengangguk kecil. “Ya, kamu lihat sendiri kan? Magmar yang tak berguna itu kini bisa jadi Pokemon yang sangat mengerikan bagimu. Seperti yang dilakukannya pada Cradily-mu,” terangnya. “Memang Magmortar lemah terhadap serangan tipe batu dari Cradily, tapi kecepatan Cradily sudah sangat berkurang karena jurus mengutuk. HP-nya pun tinggal 30 persen saja. Mudah saja bagi Magmortarku untuk segera mengirimnya kembali masuk dalam Pokeball.”
“Apapun yang kamu katakan... Volta!” sahutku mencoba menggertak. “Tapi pahami satu hal, aku masih ada Pokemon untuk kutunjukkan padamu.”
“Oh ya? Aku tak sabar melihatnya... temanku Lunar...” Volta terkekeh.
-----------------------
“Itu benar Magmar yang Tuan berikan pada Volta?” tanya seorang lelaki besar berjas hitam di tribun VIP. Pertanyaan itu diajukan pada lelaki pirang ber-sweater hitam yang duduk di sampingnya.
“Ya, tentu saja. Siapa lagi?” jawab lelaki pirang yang tak lain adalah Nanta Paciolo itu. “Aku hanya mengembalikannya, karena Magmar itu sebenarnya merupakan milik Volta itu sendiri. Dia meninggalkannya di DayCare,” jelas Nanta. “Kamu tahu tidak Verda? Ternyata menonton pertarungan secara langsung seperti ini seru juga ya. Sepertinya sudah lama sekali aku tidak terlibat dalam tetek bengek liga Pokemon seperti ini.”
“Tentu saja Tuan. Akan lebih seru lagi bila rencana kita dimulai,” kata Verda, lelaki bertubuh besar itu.
“Itu kalimatku, Verda!” sahut Nanta memandang ke arah Verda dengan sinis. Dia lantas menoleh, melihat ke arena. “Memang akan lebih seru lagi bila rencana kita dimulai. Dan memang akan segera dimulai. Apapun hasil pertarungan ini. Tapi tentu saja, dengan Magmar yang kuberikan waktu itu, yang kini telah menjadi Magmortar, aku yakin saudara sepupuku itu yang akan memenangkannya!”
-------------------------------
Pertarungan yang begitu seru antara Lunar dan Badut. Keduanya sama-sama telah kehilangan satu Pokemon. Kini, Pokemon apakah yang akan dikeluarkan oleh Lunar untuk menghadapi Magmortar?” ujar Flame yang suaranya menggema dan terdengar di seantero Battle Dome karena dikeraskan melalui speaker yang ada di setiap sudut bangunan ini.
Ya, seperti kata Flame, kini giliranku untuk mengeluarkan Pokemon keduaku setelah kegagalan Cradily. Sebuah Pokeball telah tergenggam erat di tanganku. Kupandangi Pokeball itu erat-erat, seakan ragu untuk melemparkannya. Tapi aku tak punya pilihan, karena aku menyimpan Guardian itu untuk pertarungan terakhir. Walaupun kuyakin Sandslash-ku itu sanggup menjatuhkan Magmortar dengan cepat.


“Ada apa denganmu, Lunar?” tanya Volta seakan melihat keraguanku. “Apa kamu tidak percaya dengan Pokemon yang ada di tanganmu itu? Apakah Pokeball di tanganmu itu berisi Tropius, Pokemon tipe rumput yang bisa dengan mudah dibakar oleh Magmortar?”
“Oh aku tahu! Kalau tidak salah Tropius-mu yang namanya terdengar seperti BBM itu telah membuatmu kesusahan sendiri saat melawan Guy,” lanjut Volta dengan nada mengejek. “Apa kamu takut kalau Tropius-mu itu tak menuruti perintahmu, atau bahkan malah berbalik menyerang dirimu sendiri?”
“Namanya Solar,” selaku memberitahu.
“Ya, itu dia... Solar,” sahut Volta terkekeh. “Temanku Lunar, sebenarnya bukan masalah nama apa yang akan kamu berikan pada Pokemonmu. Apakah itu Solar, Bensin, Premium, Pertamax, Elpiji, atau LNG, semuanya akan bisa dikalahkan Magmortarku dengan mudah. Selama tentunya Pokemonmu itu bertipe rumput...” mendadak ucapan Volta berhenti. Dia terdiam, seperti sedang berpikir. “...Tapi setelah dipikir-pikir,” sambungnya. “Nama yang kamu pilihkan untuk Tropiusmu itu sangat pas. Karena saat serangan api Magmortar mengenainya, dia pasti akan berubah menjadi api yang sangat besar, seperti api yang menyulut solar. Kamu jenius sekali Lunar...”
“Please deh Volta,” dengusku kesal. “Itu tadi pujian atau hinaan ya?”
“Lupakan saja perkataanku itu,” jawab Volta. “Yang penting sekarang segera keluarkan Pokemonmu, karena aku sudah tak sabar untuk mengalahkanmu!”
Aku diam. Merenung. Kupandangi Pokeball di tanganku. Aku tak tahu apa ini pilihan yang benar, tapi aku harus segera menentukan sikap. Baiklah, aku tak boleh ragu. Aku akan melakukannya. Sekarang... atau tidak sama sekali!
“Symphony.... Aku memilihmu!”

BAB LXII SELESAI

Keterangan alih bahasa:

-          Petarung: fighting
-          Batu: rock
-          Rumput: grass
-          Api: fire
-          Luncuran batu: rock slide
-          Mengutuk: curse
-          Melindur: sleep talk
-          Istirahat: rest
-          Pukulan karate: karate chop
-          Tergelincir: flinched
-          Ledakan api: fire blast
-     Pingsan: fainted

Ground News: Omega Ruby dan Alpha Sapphire Rilis


Bulan November lalu menjadi bulan yang menggembirakan bagi para penggemar Pokemon di seluruh dunia, khususnya penggemar game generasi ketiga, Ruby/Sapphire/Emerald (RSE). Pasalnya, di bulan itu Nintendo merilis game Pokemon terbaru untuk mesin Nintendo 3DS yaitu Pokemon Omega Ruby dan Alpha Sapphire, disingkat ORAS. Seperti namanya, game ini merupakan remake game Pokemon generasi ketiga, Pokemon Ruby dan Sapphire.
Sebagai sebuah remake, tentunya akan ada banyak fitur baru dalam ORAS. Dengan teknologi yang ada di 3DS, ORAS menampilkan dunia Hoenn dalam lingkungan 3D yang mantap dan kualitas audio yang menawan. Dari segi fitur dan gameplay, karena remake ini dibuat di generasi keenam, maka akan banyak fitur generasi keenam yang muncul di ORAS, termasuk Pokemon-Pokemon baru dari generasi keempat hingga generasi keenam yang belum hadir di versi aslinya.
Bukan cuma Pokemon baru dan fitur seperti Mega Evolution, ORAS akan dihiasi dengan tampilan baru yang tampak pada karakter, tempat, dan cerita. Misalnya tampilan Tim Magma dan Tim Aqua yang dirombak total dengan seragam baru mereka. Lalu juga perubahan yang sangat populer di jagad maya, yaitu bentuk primal dari trio Pokemon cuaca yaitu Groudon, Kyogre, dan Rayquaza. Ketiga Pokemon ini akan tampil lebih sangar, yang membuat para penggemar Pokemon ngiler melihatnya. Belum lagi tambahan cerita yang keren yang disebut Delta Episode (untuk lebih jelasnya mengenai detil game ini bisa membacanya di POIN Magz).
Dari pantauan tim Ground News, keinginan remake Pokemon Ruby/Sapphire sendiri telah ada sejak munculnya HeartGold dan SoulSilver (HGSS). Banyak para penggemar Pokemon khususnya penggemar RSE yang memprediksi Nintendo bakal membuat remake ini. Salah seorang penggemar yang begitu berharap akan adanya remake ini adalah Daniel Shedley alias Dan, seorang blogger Pokemon yang terkenal di Indonesia. Bahkan saking inginnya melihat adanya remake RSE, dia sampai-sampai diledek oleh para penggemar Pokemon lainnya yang yakin kalau Nintendo tidak akan membuat ulang RSE. Lantas setelah ORAS dikonfirmasikan oleh Nintendo, mereka yang meledek Dan pun tak berkutik.
Bagi para penggemar Pokemon di Indonesia yang ingin memainkan Pokemon ORAS, dapat membeli kasetnya di toko-toko game terdekat di kota kalian. Karena kini kaset Pokemon ORAS yang orisinil telah tersedia di Indonesia, termasuk mesin game untuk memainkannya, Nintendo 3DS atau Nintendo 2DS. Ground News Skk GPI bakal mengulas game ini pada edisi berikutnya. Tunggu ya! (skk)

Lunar's Diary: Eps.434 - Pokemon Kedua Volta

Episode 434: Pokemon Kedua Volta

“Akan kuperkenalkan kamu pada Pokemon keduaku, yang tak terkalahkan! Keluarlah... MAGMORTAR!” teriak Volta.
Bersamaan dengan itu, Pokeball yang ada di sela jarinya langsung melesat cepat ke depan, terbuka dan memunculkan asap begitu tebal. Perlahan asap itu lenyap, memunculkan sosok Pokemon besar berwarna dominan merah, dengan variasi warna kuning. Kepala Pokemon itu terlihat sangar, menyerupai api. Dengan mulut menyerupai bebek. Sementara tangan Pokemon itu tampak seperti bazoka. Itu Magmortar, Pokemon Volta yang telah menjatuhkan Pokemon Darko!
“WOW! Badut telah mengeluarkan Pokemon keduanya yaitu Magmortar!” seru Flame begitu mengetahui Pokemon itu. “Kali ini Pokemon Lunar yang lebih unggul menghadapi tipe api yang dimiliki Magmortar.Kombinasi elemen rumput dan batu yang dimiliki Cradily, membuatnya tak memiliki kelemahan terhadap serangan tipe api. Ini akan jadi seru!”
--------------------------
“Hmm... Magmortar ya...” komentar Flint yang duduk di kursi depan. Dia memandangi Magmortar yang tengah menggeram di arena, yang suaranya terdengar seperti sepeda motor sedang dipanasi mesinnya. “Tampaknya Volta melatih Pokemon itu dengan baik,” lanjutnya. “Aku melihat kepercayaan Magmortar pada trainernya begitu tinggi.”
“Hmm... kamu bicara begitu karena kamu punya Magmortar kan?” tanya Guy yang duduk di sampingnya.
“Bukan hanya itu,” jawab Flint. “Ikatan antara seorang trainer dengan Pokemonnya itu terlihat dari seberapa antusias Pokemon dalam menghadapi sebuah pertarungan.”
“Ya, aku setuju denganmu, Tuan Elite Four,” sahut Guy. “Yang pasti kita berharap kemenangan dapat berpihak pada Lunar. Aku tak bisa membayangkan bila penjahat itu yang memenangkannya.”
---------------------------------
Pertarungan yang sangat seru pemirsa sekalian! Dengan kondisi saat ini Lunar memimpin untuk perolehan poin,” seru Flame.
“Huh, takkan bertahan lama,” kata Volta seraya menatapku tajam. “Apa kamu tak melihat betapa kuatnya Magmortarku saat melawan Darko? Itu baru pemanasan!”
Aku mendengus dan balas menatap Volta. “Temanku Volta, apa kamu sendiri tidak mengetahui bahwa kawan lamamu ini sudah banyak belajar?” balasku.
“Oh ya? Memangnya apa yang telah kamu pelajari selain menjadi pecundang, Dasar Pincang!”
“Aku belajar untuk... tidak berbasa-basi!” dengan cepat kutudingkan tanganku ke depan. “Treas, luncuran batu!”
Seperti yang dilakukannya pada Machamp, seketika Treas memunculkan bongkahan-bongkahan batu yang diarahkannya pada Magmortar. Namun tinggal sedetik saja bongkahan-bongkahan batu itu menghantam, Pokemon kedua Volta tersebut dengan cepat bergerak ke samping, menghindarinya.
“Apa?” aku terkejut dengan gerakannya yang cepat. Dengan cepat pula Pokemon tipe api itu mengarahkan tangan bazokanya ke arah Treas, dan yang terjadi kemudian...
“Ledakan Api!” teriak Volta.
Sebuah bola api besar keluar dari lengan bazoka Magmortar, melesat cepat dan tepat menghantam tubuh Treas. Treas terpelanting beberapa kali, hingga terbaring di lantai dengan mata berkunang-kunang.


--Lunar XOO VS OOX Badut--

0%
Cradily
100%
Magmortar

Cradily pingsan dan tak dapat melanjutkan pertarungan. Hasil sementara imbang dalam final Frontier Festival, Lunar melawan Badut!” seru Flame melaporkan hasil pertarungan.
Yel-yel dukungan terhadap Volta langsung saja bergemuruh di arena begitu Flame mengumumkan kekalahan Cradily. Meski begitu, yel-yel dukungan terhadapku pun juga tetap terdengar.
“BADUT! BADUT! BADUT!”
“PINCANG! PINCANG! PINCANG!”
------------------------
“Sengit sekali ya? Partai final ini memang sangat seru!” kata salah seorang penonton begitu berapi-api.
“Ya memang,” sahut Erou yang ada di samping penonton itu. “Setiap pertarungan Si Pincang itu memang selalu seru untuk diikuti.” Dia lantas melihat ke arah Lunar (itu aku!) yang tengah mengembalikan Cradily ke dalam Pokeball. “Menyaksikan pertarungan ini, membuat darahku kembali mendidih, ini melawan Si Pincang lagi!”

Ground News: Audisi 'The Elite Four'



Empat trainer legendaris Poinesia bakal kembali beraksi dalam 'The Elite Four'

Dalam waktu dekat ini, Elite Four L selaku penulis Servada Chronicles tengah merencanakan membuat novel fanfic terbaru yang diberi judul ‘The Elite Four’ (TEF). Selain untuk menghilangkan writer’s block yang sedang melandanya, TEF juga direncanakan untuk menggairahkan kembali semangat para penggemar Pokemon di Indonesia untuk menulis fanfic Pokemon.
Dari informasi awal, TEF akan mengambil setting region Poinesia usai ‘kiamat’, dalam pemerintahan baru Weebly di bawah kepemimpinan Putri Dil Golnar dan perdana menteri Bagaz Karap. Ancaman baru melanda negeri ini, membuat Dil Golnar mesti meminta bantuan pada empat trainer legendaris yang dulu menjaga negeri ini, The Elite Four. Namun, keberadaan keempat trainer ini tidak diketahui karena setelah ‘kiamat’, tiga di antara mereka pergi meninggalkan Poinesia, sementara seorang lagi telah terbunuh dalam perang besar yang mengakhiri era Multiply. Sanggupkah Dil menemukan kembali The Elite Four dan menyelamatkan Poinesia?
Selain menampilkan empat trainer legendaris serta para POINers (sebutan warga Poinesia) yang populer di era Multiply, TEF juga akan menampilkan para POINers baru yang hadir di era Weebly. Dalam pemilihan POINers baru ini, Elite Four L mengadakan audisi yang digelar di POINers Group yang ada di FB. Dalam audisi ini, para POINers diminta untuk menyebutkan profil singkat karakter mereka, Pokemon mereka, serta kota di Poinesia yang menjadi tempat tinggal mereka.
Audisi ini dilaksanakan dalam waktu dua hari saja, 11 sampai 12 November lalu. Dalam audisi ini terjaring 18 POINers yang terdiri dari POINers era Multiply dan era Weebly yang bakal muncul di TEF (lihat grafis). Masing-masing POINers ini akan memiliki cerita dan perannya masing-masing di dalam TEF. Dalam informasi awal, Elite Four L menyebut audisi ini diadakan untuk mengetahui siapa-siapa saja POINers yang masih aktif dan bertahan usai ‘kiamat’ POIN awal 2013.
Bila novel ini selesai dikerjakan, maka TEF bakal menjadi novel fanfic panjang kedua buatan Elite Four L setelah POIN League: History of Champion (HOC), yang juga menceritakan tentang para POINers dan region Poinesia. HOC sendiri ditulis berdasarkan kisah dan kejadian nyata yang terjadi dalam POIN League 2010, yang mengisahkan turnamen pertarungan Pokemon kompetitif pertama di POIN tersebut. TEF diperkirakan bakal mengulang kesuksesan HOC yang juga menampilkan banyak POINers dalam kisahnya.
Selain HOC dan TEF, kisah para POINers dan region Poinesia juga bakal ditampilkan dalam serial fanfic Pokemon Multiply yang terbit di POIN Magz (Nama Poinesia diganti menjadi Equater). Namun untuk saat ini serial ini berhenti tayang dikarenakan kendala teknis. Lantas seperti apa novel ‘The Elite Four’ selengkapnya? Tentunya kita berharap novel ini dapat segera selesai. (skk)

Daftar POINers yang lulus audisi TEF berikut lokasinya di Poinesia:
-          Arga Ketchum (Vulcan City)
-          Ari Budi (Triangle City)
-          Nara Seiryu (Triangle City)
-          Yuyu (Triangle City)
-          Riku V Oleander (Triangle Forest)
-          Bravern Chrone (Zen Island)
-          Rai Zone (Beak City)
-          Shine PBK (Beak City)
-          Neo Joyeuse (Beak City)
-          Xerrione Zone (Dusk City)
-          Blaze Ly (Mega City)
-          Bahri (Flown Town)
-          Andy Pertamax (Zero City)
-          Kazeki Yuuto (Zero City)
-          Neil Arvarate (River Town)
-          Affan Indo (River Town)
-          Firman (Metro City)
-          Arkha Maya (Lake Hope)